Kalsium, adalah mineral yang paling berlimpah dalam tubuh. Fungsinya memaksimalkan pertumbuhan tulang sehingga bisa menyangga kerangka selama masa kanak-kanak hingga usia selanjutnya. Jumlah kalsium tidak banyak, tapi signifikan sesuai yang dibutuhkan oleh darah sehingga jantung berdetak normal, dan otot bisa berfungsi.
Tubuh menarik kalsium yang dibutuhkan dari tulang untuk mempertahankan kadar yang ada dalam darah, karena itulah anak-anak yang sedang tumbuh membutuhkan kalsium yang cukup setiap hari.
Keith-Thomas Ayoob, RD, profesor di departemen pediatri di Einstein College of Medicine di New York, mengatakan, "kebanyakan anak-anak menderita krisis kalsium, dan itu bukan pertanda baik untuk kesehatan tulang mereka di masa sekarang atau pun di masa depan."
Berapa banyak kalsium yang dibutuhkan ? Berikut Ayoob menjelaskannya kebutuhannya per hari sesuai umur :
Anak usia 1 - 3 membutuhkan 500 miligram.
Anak usia 4 - 8 membutuhkan 800 miligram.
Anak-anak berusia 9 hingga 18 membutuhkan 1.300 miligram.
Ayoob menyebutkan salah satu cara mengatasi rendahnya kadar kalsium pada anak adalah memberikan asupan yang kaya kalsium pada mereka. Delapan ons susu warna putih atau dengan rasa, 8 ons yogurt, dan 1,5 ons keju masing-masing berisi sekitar 300 miligram kalsium. Makanan yang berasal dari olahan susu pun merupakan sumber kalsium. Kalsium juga banyak terdapat pada makanan lain seperti jus jeruk, minuman kedelai, tahu yang diproses dengan kalsium sulfat, dan sereal tertentu (periksa label untuk memastikan).
Manfaat kalsium pada makanan anak-anak, terutama susu, bukan saja sekadar membentuk tulang kuat. Begitu disebutkan Sheah Rarback, RD, direktur nutrisi dan profesor di Mailman Center for Child Development di University of Miami "Penelitian menunjukkan bahwa kalsium pada susu sebagai bagian dari diet seimbang membantu orang dewasa mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat. Hal yang sama diperkirakan juga berlaku untuk anak-anak."
Studi awal menunjukkan adanya manfaat susu pada anak-anak. Disebutkan bahwa asupan tinggi kalsium menurunkan kadar lemak tubuh pada anak-anak usia 2 sampai 8 tahun. Susu dan makanan yang berasal dari produk susu dijadikan makanan utama pada penelitian tersebut.
Tubuh menarik kalsium yang dibutuhkan dari tulang untuk mempertahankan kadar yang ada dalam darah, karena itulah anak-anak yang sedang tumbuh membutuhkan kalsium yang cukup setiap hari.
Keith-Thomas Ayoob, RD, profesor di departemen pediatri di Einstein College of Medicine di New York, mengatakan, "kebanyakan anak-anak menderita krisis kalsium, dan itu bukan pertanda baik untuk kesehatan tulang mereka di masa sekarang atau pun di masa depan."
Berapa banyak kalsium yang dibutuhkan ? Berikut Ayoob menjelaskannya kebutuhannya per hari sesuai umur :
Anak usia 1 - 3 membutuhkan 500 miligram.
Anak usia 4 - 8 membutuhkan 800 miligram.
Anak-anak berusia 9 hingga 18 membutuhkan 1.300 miligram.
Ayoob menyebutkan salah satu cara mengatasi rendahnya kadar kalsium pada anak adalah memberikan asupan yang kaya kalsium pada mereka. Delapan ons susu warna putih atau dengan rasa, 8 ons yogurt, dan 1,5 ons keju masing-masing berisi sekitar 300 miligram kalsium. Makanan yang berasal dari olahan susu pun merupakan sumber kalsium. Kalsium juga banyak terdapat pada makanan lain seperti jus jeruk, minuman kedelai, tahu yang diproses dengan kalsium sulfat, dan sereal tertentu (periksa label untuk memastikan).
Manfaat kalsium pada makanan anak-anak, terutama susu, bukan saja sekadar membentuk tulang kuat. Begitu disebutkan Sheah Rarback, RD, direktur nutrisi dan profesor di Mailman Center for Child Development di University of Miami "Penelitian menunjukkan bahwa kalsium pada susu sebagai bagian dari diet seimbang membantu orang dewasa mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat. Hal yang sama diperkirakan juga berlaku untuk anak-anak."
Studi awal menunjukkan adanya manfaat susu pada anak-anak. Disebutkan bahwa asupan tinggi kalsium menurunkan kadar lemak tubuh pada anak-anak usia 2 sampai 8 tahun. Susu dan makanan yang berasal dari produk susu dijadikan makanan utama pada penelitian tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar